Uncategorized

Warga Palangkaraya menyuarakan keprihatinannya kepada BPBD atas kurangnya kesiapsiagaan banjir


Warga Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah, menyampaikan kekhawatirannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atas lemahnya kesiapsiagaan banjir di kota tersebut. Menjelang musim hujan, warga khawatir akan potensi banjir dan belum adanya upaya mitigasi dampaknya.

Palangkaraya tidak asing lagi dengan banjir, karena kota ini terletak di dataran rendah yang dikelilingi sungai. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini dilanda banjir besar yang menyebabkan kerusakan pada rumah, infrastruktur, dan pertanian. Meski begitu, warga menilai pemerintah kota dan BPBD belum mengambil langkah yang memadai dalam menghadapi banjir di masa depan.

Salah satu kekhawatiran utama yang disampaikan warga adalah kurangnya sistem drainase yang baik di kota. Banyak daerah yang rawan banjir karena saluran air yang tersumbat dan infrastruktur yang tidak memadai. Warga meminta pemerintah kota memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan sistem drainase untuk mencegah banjir pada musim hujan mendatang.

Masalah lain yang dikhawatirkan warga adalah kurangnya sistem peringatan dini. Tanpa peringatan tepat waktu, warga akan rentan terhadap kejadian banjir mendadak yang dapat menyebabkan kerugian pada nyawa dan harta benda. Warga mendesak BPBD untuk berinvestasi pada sistem peringatan dini yang dapat memberikan informasi real-time mengenai potensi risiko banjir.

Selain itu, warga juga khawatir dengan kurangnya rencana evakuasi dan tempat berlindung. Jika terjadi banjir besar, banyak warga yang tidak yakin ke mana harus mencari keselamatan dan bantuan. Warga meminta BPBD untuk menetapkan rencana evakuasi dan menunjuk tempat penampungan yang aman bagi warga untuk mencari perlindungan selama keadaan darurat.

Menanggapi kekhawatiran ini, BPBD telah meyakinkan warga bahwa mereka mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan banjir di kota tersebut. Badan tersebut berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah kota untuk menerapkan langkah-langkah seperti membersihkan saluran air, memasang sistem peringatan dini, dan menetapkan rencana evakuasi. BPBD juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi potensi bencana banjir.

Meskipun terdapat jaminan-jaminan tersebut, warga tetap skeptis terhadap kemampuan kota tersebut dalam menangani banjir secara efektif. Banyak pihak yang merasa perlu melakukan lebih banyak upaya untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan warga selama musim hujan mendatang. Ketika kota bersiap menghadapi potensi banjir, warga berharap BPBD akan menanggapi kekhawatiran mereka dengan serius dan berupaya meningkatkan kesiapsiagaan banjir di Palangkaraya.